Inklusi Keuangan Archives

CIREBON, - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan pemerintah daerah akan membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Menurut dia, penggunaan fintech dalam pengembangan industri keuangan syariah harus diikuti pula dengan upaya-upaya untuk meningkatkan perlindungan terhadap kepentingan konsumen. Dengan menggunakan perangkat lunak standar industri, Anda akan mengembangkan model kompleks untuk mensimulasikan topik seperti sistem dinamis multibodi; sistem termo-fluid dan simulasi tegangan dan struktur yang canggih.
Dalam rangka percepatan akses keuangan daerah, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Timur telah membuat beberapa program selama tahun 2018 antara lain diawali dengan kegiatan business matching antara start up business di bidang teknologi informasi dengan Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.masa depan industri keuangan
Saat ini telah terdapat sejumlah produk dan layanan perbankan yang didukung fintech misalnya virtual account yang memungkinkan pembayaran atau transaksi keuangan tanpa akun bank. Industri fintech umumnya berkembang di kalangan pelaku startup dengan fokus berbeda-beda, seperti alat pembayaran (payment gateway), peminjaman (lending platform), riset keuangan, perencanaan keuangan (personal finance), hingga penggalangan dana (crowdfunding).masa depan industri keuangan
Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan Program AKSI Pangan”, yang merupakan upaya sinergi kebijakan dalam mengakselerasi inklusi keuangan untuk mendukung Program Nawa Cita, guna mewujudkan kedaulatan pangan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Jumat 24 Maret 2017. 4. Memungkinkan pengembangan pasar, terutama yang masih belum terlayani jasa keuangan dan perbankan konvensional (unbanked population).
PT RIFAN FINANCINDO ADALAH
Fintech itu memang banyak dilakukan startup, tapi bukan berarti tidak ada inovasi yang dilakukan oleh perusahaan yang existing. Dalam ekstrim industri yang lain, sistem blockchain tidak hanya eksis di dalam industri jasa seperti perbankan dan finansial. Diharapkan layanan jasa keuangan ke pelosok daerah dapat terjawab dengan teknologi,” ujarnya. Makna keberadaan kami adalah untuk memberikan inspirasi, mendorong pembaharuan dan menjadikan transaksi keuangan melalui internet dan perangkat mobile menjadi sebuah kenyataan bagi lembaga keuangan.
Sementara itu Pemimpin Wilayah BNI Bali dan Nusa Tenggara Putu Bagus Kresna ditemui dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa perbankan saat ini telah menyikapi dengan cepat perkembangan industri fintech. Banyak usaha yang bergerak di fintech mengalami perkembangan yang signifikan, bahkan dominan dan menjadi pemain besar yang banyak membantu perkembangan industri jasa keuangan.
OJK, sebagai salah satu regulator fintech, akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengembangan Inovasi Digital Ekonomi dan Keuangan. Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia tidak lantas menutup mata dengan pertumbuhan dan perkembangan bisnis layanan Fintech di Indonesia. Kemajuan teknologi komunikasi, membuat mulai bermunculan layanan keuangan berbasis aplikasi.
Secara khusus, dalam edisi kali ini banyak mengupas mengenai peran fintech sebagai ujung tombak dalam membangun akses keuangan yang lebih dalam di masyarakat. Perkembangan fintech di Indonesia sangat signifikan, namun kebanyakan pemain fokus pada layanan untuk konsumer dan ritel. Imbauan adanya layanan aduan ini disampaikan Rela dalam sosialisasi literasi keuangan kepada pelaku usaha jasa keuangan di Sumatra Barat yang bertema "Sosialisasi Mendukung Pertumbuhan Melalui Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Serta Layanan Pengaduan Konsumen".
INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pergantian sejumlah pejabat di kantor pusat, regional dan daerah. Dengan adanya Fintech masyarakat yakni sebagai pengguna dan penyedia layanan Fintech dapat menimbulkan hubungan mutualisme. Seminar tersebut dimaksudkan untuk membahas kompleksnya produk dan layanan di sektor jasa keuangan serta pemanfaatan kemajuan teknologi informasi.
Berlandaskan pada komitmen tersebut, Fujitsu hari ini memperkenalkan solusi yang mereka suguhkan secara spesifik bagi sektor industri layanan finansial di Indonesia dan diharapkan dapat mendukung mereka meraih seluruh manfaat dari membanjirnya tren digital terbesar di masa kini, seperti Big Data analytics, enterprise mobility, serta the Internet of Things.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *